Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

From Organization to Leadership: Personal Branding for the Next Generation

RESUME 3 Gimana caranya kamu bisa naik level dari karyawan biasa jadi pemimpin yang diakui? Salah satunya dengan membangun merek pribadi yang oke. Contohnya:  Kenapa Merek Pribadi Penting? - Bedain Kamu dari yang Lain: Merek pribadi yang kuat bikin kamu lebih mudah diingat dan beda dari orang lain. - Buka Peluang: Merek yang terkelola dengan baik bisa buka pintu peluang baru buat kamu. - Bikin Orang Percaya: Merek pribadi yang konsisten dan asli bikin orang percaya sama kamu. Cara Bangun Merek Pribadi - Kenali Dirimu: Tentukan apa yang penting buat kamu, keahlian apa yang kamu punya, dan apa yang kamu mau capai. - Buat Cerita: Buat cerita tentang dirimu yang menarik dan konsisten. - Aktif dan Promosi: Aktif di media sosial, bangun hubungan, dan tunjukin kemampuan kepemimpinanmu. Tips dan Tantangan - Konsisten: Pastikan kamu konsisten dalam segala hal, online dan offline. - Jadi Dirimu Sendiri: Jangan coba jadi orang lain, jadi dirimu sendiri dan asli. - Atur Reputasimu: Berhati-hat...

Future Ready Mindset: Menjadi Generasi yang Tangguh di Era Perubahan Cepat

  RESUME 2 Dunia kesehatan terus berubah, dan mahasiswa kesehatan perlu memiliki pola pikir yang proaktif untuk menghadapi tantangan yang tidak terduga. Berikut beberapa pilar utama yang perlu dikuasai: 1. Adaptabilitas & Fleksibilitas - Mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, protokol baru, dan situasi tidak terduga. - Cara mengembangkan: belajar mandiri, terbuka pada perubahan, dan ikut simulasi atau diskusi studi kasus. 2. Keterampilan Kritis - Memiliki hard skills dan soft skills yang kuat, seperti komunikasi efektif, kerja sama tim, dan empati. - Cara mengembangkan: latih komunikasi, kerja sama tim, dan empati. 3. Pembelajaran Seumur Hidup - Terus belajar dan mengembangkan diri untuk tetap relevan dan kompeten. - Cara mengembangkan: keingintahuan yang tinggi, partisipasi aktif, dan membangun jaringan profesional. 4. Ketahanan Mental - Mampu bangkit kembali setelah menghadapi kegagalan, kehilangan pasien, atau kelelahan. - Cara mengembangkan: manajemen stres, mencari...

Sistem dan Tri Dharma Perguruan Tinggi: Peran Mahasiswa Kesehatan dalam Pengabdian dan Riset

RESUME 1 Mahasiswa kesehatan memiliki peran penting dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. Berikut beberapa poin penting: Peran dalam Penelitian: - Asisten peneliti: membantu dosen dalam pengumpulan data dan analisis statistik - Penelitian mandiri: melakukan penelitian sederhana tentang isu kesehatan - Publikasi ilmiah: mempublikasikan hasil penelitian di jurnal ilmiah - Mencari solusi inovatif: mengembangkan teknologi baru atau metode pengobatan Peran dalam Pengabdian Masyarakat: - Edukasi kesehatan: menyelenggarakan kampanye kesehatan dan seminar - Pelayanan kesehatan gratis: membantu puskesmas dalam pemeriksaan kesehatan dasar - Pemberdayaan masyarakat: melatih kader kesehatan dan masyarakat untuk mengelola kesehatan sendiri - Advokasi kebijakan: mendorong kebijakan publik yang lebih baik di bidang kesehatan Dengan peran ini, mahasiswa kesehatan menjadi profesional yang kompeten dan berempati, siap menghadapi tantangan kesehatan di masa depan! Cek blog teman saya:  Maulidha...

Mahasiswa Unusa di Era Digital: Menjaga Nilai, Etika, dan Bijak Bermedia Sosial

Gambar
Perkembangan zaman saat ini tidak bisa dipisahkan dari kemajuan teknologi dan era revolusi industri 4.0. Dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi, dituntut untuk beradaptasi dan terus berkembang agar mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga siap bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) hadir sebagai salah satu perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada aspek keilmuan dan teknologi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman, budaya, serta etika dalam kehidupan kampus. Salah satu hal yang menjadi ciri khas Unusa adalah komitmennya dalam membentuk mahasiswa sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah. Artinya, mahasiswa Unusa diarahkan untuk menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, moderat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Nilai-nilai ini sangat penting untuk dijadikan pedoman hidup, apalagi di tengah zaman yang serba cepat dan terbuka i...

Membangun Mahasiswa Indonesia yang Cerdas, Tangguh, dan Berkarakter

Gambar
  RESUME DAY 1 Mahasiswa merupakan elemen strategis dalam pembangunan bangsa. Sebagai generasi penerus, mahasiswa dituntut tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki integritas, nasionalisme, dan karakter yang kuat. Tiga pilar utama yang perlu diperkuat untuk menciptakan mahasiswa Indonesia yang unggul adalah pemahaman kehidupan berbangsa dan bernegara, literasi keuangan dan kesejahteraan, serta pembentukan karakter anti kekerasan, anti perundungan, dan sehat mental. 1. Menumbuhkan Kesadaran Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Penting bagi mahasiswa untuk memahami jati diri bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Nilai-nilai ini membentuk dasar dari semangat bela negara, cinta tanah air, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Kesadaran berbangsa dan bernegara bukan hanya ditunjukkan melalui sikap hormat terhadap simbol negara, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan toleransi, gotong royong, dan semang...

Karbohidrat Bisa Cegah Stunting?

Gambar
  Stunting masih menjadi masalah gizi utama yang dihadapi anak-anak Indonesia. Data nasional menunjukkan bahwa sekitar 1 dari 3 anak balita mengalami stunting—kondisi gagal tumbuh yang ditandai dengan tinggi badan di bawah standar usianya. Namun, efeknya bukan hanya fisik. Anak yang stunting juga rentan mengalami keterlambatan perkembangan otak, prestasi belajar rendah, hingga risiko penyakit kronis di masa depan. Kebanyakan orang berpikir bahwa stunting hanya disebabkan karena kekurangan protein atau vitamin. Tapi sebuah penelitian terbaru dari Bali mengungkap bahwa asupan karbohidrat yang tidak memadai juga berperan besar dalam risiko stunting. Kok bisa? Penelitian Gizi Balita di Gianyar, Bali Penelitian ini dilakukan oleh I Nyoman Wibawa Putra dan Ni Made Susilawati dari Poltekkes Kemenkes Denpasar. Mereka meneliti hubungan antara asupan protein, karbohidrat, dan zat besi dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gianyar 1 , Bali. Dalam studi ini, pene...